Lelucon yang membuat kita tersadar

February 17th, 2009 by faishal-cungis

1. Ada dua orang, bapak dan anaknya melihat sebuah mobil impor yang sangat mewah. Dengan nada yang tidak pantas si anak berkata kepada ayahnya, “Orang yang duduk dalam mobil jenis ini, pastilah orang yang berpengetahuan sangat minim!”

Ayahnya lalu mejawab secara sepintas lalu, “Orang yang mengucapkan kata-kata semacam ini, dalam sakunya pasti tidak ada duit!”

——————————————————————
Bagaimana pandangan Anda mengenai masalah ini, apakah juga mencerminkan sikap sebenarnya dalam hati Anda?
——————————————————————

2. Setelah makan malam, seorang ibu dan putrinya bersama-sama mencuci mangkuk dan piring, sedangkan ayah dan putranya menonton TV di ruang tamu. Mendadak, dari arah dapur terdengar suara piring yang pecah, kemudian sunyi senyap. Si putra memandang ke arah ayahnya dan berkata, “Pasti ibu yang memecahkan piring itu.”

“Bagaimana kamu tahu?” kata si Ayah.

“Karena tak terdengar suara dia memarahi orang lain.”

——————————————————————
Kita semua sudah terbiasa menggunakan standar yang berbeda melihat orang lain dan memandang diri sendiri, sehingga acapkali kita menuntut orang lain dengan serius, tetapi memperlakukan diri sendiri dengan penuh toleran.
——————————————————————

3. Ada dua grup pariwisata yang pergi bertamasya ke pulau Yi Do di Jepang. Kondisi jalannya sangat buruk, sepanjang jalan terdapat banyak lubang. Salah satu pemandu berulang-ulang mengatakan keadaan jalannya persis seperti orang yang jerawatan.

Sedangkan pemandu yang satunya lagi berbicara kepada para turisnya dengan nada puitis, “Yang kita lalui sekarang ini adalah jalan protokol ternama di Yi Do yang bernama jalan berdekik yang mempesona.”

——————————————————————
Walaupun keadaannya sama, namun pikiran yang berbeda akan menimbulkan sikap yang berbeda pula. Pikiran adalah suatu hal yang sangat menakjubkan, bagaimana berpikir, keputusan berada di tangan Anda.
——————————————————————

4. Murid kelas 3 SD yang sama, mereka memiliki cita-cita yang sama pula yaitu menjadi badut. Guru dari Tiongkok pasti mencela, “Tidak mempunyai cita-cita yang luhur, anak yang tidak bisa dibina!”

Sedangkan guru dari Barat akan bilang, “Semoga Anda membawakan kecerian bagi seluruh dunia!”

——————————————————————
Kita sebagai angkatan tua, bukan hanya lebih banyak menuntut daripada memberi semangat, malahan sering membatasi definisi keberhasilan dengan arti yang sempit.
——————————————————————

5. Istri sedang memasak di dapur. Suami yang berada di sampingnya mengoceh tak berkesudahan, “Pelan sedikit, hati-hati! Apinya terlalu besar. Ikannya cepat dibalik, minyaknya terlalu banyak!”

Istrinya secara spontan menjawab, “Saya mengerti bagaimana cara memasak sayur.”

Suaminya dengan tenang menjawab, “Saya hanya ingin dirimu mengerti bagaimana perasaan saya … saat saya sedang mengemudikan mobil, engkau yang berada disamping mengoceh tak ada hentinya.”

——————————————————————
Belajar memberi kelonggaran kepada orang lain itu tidak sulit, asalkan Anda mau dengan serius berdiri di sudut dan pandangan orang lain melihat suatu masalah.
——————————————————————

6. Sebuah bus yang penuh dengan muatan penumpang sedang melaju dengan cepat menelusuri jalanan yang menurun, ada seseorang yang mengejar bus ini dari belakang.

Seorang penumpang menjengukkan kepala keluar jendala bus dan berkata dengan orang yang mengejar bus, “Hai kawan! Sudahlah Anda tak mungkin bisa mengejar!”

“Saya harus mengejar dia…” Dengan nafas tersenggal-senggal dia menjawab, “Saya adalah pengemudi dari bus ini!”

——————————————————————
Ada sebagian orang harus berusaha keras dengan sangat serius, jika tidak demikian, maka akibatnya akan sangat tragis! …saat harus menghadapi sesuatu dengan sekuat tenaga, maka kemampuan yang masih terpendam dan sifat-sifat khusus yang tidak diketahui oleh orang lain selama ini akan sepenuhnya keluar
——————————————————————

7. Si A : “Tetangga yang baru pindah itu sungguh jahat, kemarin tengah malam dia datang ke rumah saya dan terus menerus menekan bel di rumah saya.”

Si B : “Memang sungguh jahat! Apakah Anda segera melapor polisi?”

Si A : “Tidak. Saya menganggap mereka orang gila, yang terus menerus meniup terompet kecil saya.”

——————————————————————
Semua kejadian pasti ada sebabnya..jika sebelumnya kita bisa melihat kekurangan kita sendiri..maka jawabannya pasti berbeda.
——————————————————————

8. Zhang San sedang mengemudikan mobil berjalan di jalan pegunungan, ketika dengan santai menikmati pemandangan yang indah, mendadak dari arah depan datang sebuah truk barang.

Si sopir truk membuka jendela dan berteriak dengan keras, “Babi!”

Mendengar suara ini Zhang San menjadi emosi, dia juga membuka jendela memaki, “Kamu sendiri yang babi!”

Baru saja selesai memaki, dia telah bertabrakan dengan gerombolan babi yang sedang menyeberangi jalan.

——————————————————————
Jangan salah tafsir maksud kebaikan dari orang lain,.. hal tersebut akan menyebabkan kerugian Anda, dan juga membuat orang lain terhina.
——————————————————————

9. Seorang bocah kecil bertanya kepada ayahnya, “Apakah menjadi seorang ayah akan selalu mengetahui lebih banyak dari pada anaknya?”

Ayahnya menjawab, “Sudah tentu!”

“Siapa yang menemukan listrik?”

“Edison.”

“Kalau begitu mengapa bukan ayah Edison yang menemukan listrik?”

——————————————————————
Pakar acapkali adalah kerangka kosong yang tidak teruji.. lebih-lebih pada zaman pluralis terbuka sekarang ini.
——————————————————————

10. Ketika mandi Toto kurang hati-hati telah menelan sebongkah kecil sabun, ibunya dengan gugup menelpon dokter rumah tangga minta pertolongan.

Dokter berkata, “Sekarang ini saya masih ada beberapa pasien, mungkin setengah jam kemudian saya baru bisa datang ke sana.”

Ibu Toto bertanya, “Sebelum Anda datang, apa yang harus saya lakukan?”

Dokter itu menjawab, “Berikan Toto secangkir air putih untuk diminum, kemudian melompat-lompat sekuat tenaga, maka Anda bisa menyuruh Toto meniupkan gelembung busa dari mulut untuk menghabiskan waktu.”

——————————————————————
Jika peristiwa sudah terjadi, mengapa tidak dihadapi dengan tenang dan yakin… Dari pada khawatir lebih baik berlega,.. dari pada gelisah lebih baik tenang…
——————————————————————

11. Sebuah gembok yang sangat kokoh tergantung di atas pintu, sebatang tongkat besi walaupun telah menghabiskan tenaga besar, masih juga tidak bisa membukanya.

Kuncinya datang, badan kunci yang kurus itu memasuki lubang kunci, hanya diputar dengan ringan, ‘plak’ gembok besar itu sudah terbuka.

——————————————————————
Hati dari setiap insan, persis seperti pintu besar yang telah terkunci…walaupun Anda menggunakan batang besi yang besar pun tak akan bisa membukanya. Hanya dengan mencurahkan perhatian..Anda baru bisa merubah diri menjadi sebuah anak kunci yang halus, masuk ke dalam sanubari orang lain.
——————————————————————
moga2 bisa jadi bahan renungan

kASIH sAYANG eMAK sEPANJANG mASA.. ;)

December 20th, 2008 by faishal-cungis

Waktu kamu berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu …. sebagai balasannya …. kau menangis sepanjang malam

Waktu kamu berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan, sebagai balasannya …. kamu kabur waktu dia memanggilmu

Waktu kamu berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang …. sebagai balasannya …. kamu buang piring berisi makananmu ke lantai

Waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna …. sebagai balasannya …. kamu corat coret tembok rumah dan meja makan

Waktu kamu berumur 5 tahun, dia membelikanmu baju-baju mahal dan indah …. sebagai balasannya …. kamu memakainya bermain di kubangan lumpur

Waktu berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah …. sebagai balasannya …. kamu berteriak “NGGAK MAU ….!”

Waktu berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola …. sebagai balasannya kamu melemparkan bola ke jendela tetangga

Waktu berumur 8 tahun, dia memberimu es krim …. sebagai balasannya …. kamu tumpahkan dan mengotori seluruh bajumu

Waktu kamu berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus-kursusmu, sebagai balasannya …. kamu sering bolos dan sama sekali nggak mau belajar

Waktu kamu berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang sampai pesta ulang tahun …. sebagai balasannya …. kamu melompat keluar mobil tanpa memberi salam

Waktu kamu berumur 11 tahun, dia mengantar kamu dan temen-temen kamu kebioskop …. sebagai balasannya …. kamu minta dia duduk di barisan lain

Waktu kamu berumur 12 tahun, dia melarangmu melihat acara tv khusus untuk orang dewasa …. sebagai balasannya …. kamu tunggu sampai dia keluar rumah

Waktu kamu berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut karena sudah waktunya, sebagai balasannya …. kamu bilang dia tidak tahu mode

Waktu kamu berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama liburan …. sebagai balasannya …. kamu nggak pernah menelponnya

Waktu kamu berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu ….
sebagai balasannya …. kamu kunci pintu kamarmu

Waktu kamu berumur 16 tahun, dia mengajari kamu mengemudi mobil …. sebagai balasannya …. kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa mempedulikan kepentingannya

Waktu kamu berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telpon yang penting …. sebagai balasannya …. kamu pakai telpon nonstop semalaman

waktu kamu berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kamu lulus SMA …. sebagai balasannya …. kamu berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi

Waktu kamu berumur 19 tahun, dia membayar semua kuliahmu dan mengantarmu
ke kampus pada hari pertama …. sebagai balasannya …. kamu minta
diturunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama temen-temen

Waktu kamu berumur 20 tahun, dia bertanya “Darimana saja seharian ini?”…. sebagai balasannya …. kamu menjawab “Ah,
cerewet amat sih, pengen tahu urusan orang”

Waktu kamu berumur 21 tahun, dia menyarankanmu satu pekerjaan bagus untuk karier masa depanmu …. sebagai balasannya …. kamu bilang “Aku nggak mau seperti kamu”

Waktu kamu berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru waktu kamu lulus
perguruan tinggi …. sebagai balasanmu …. kamu nanya kapan kamu bisa main ke luar negeri

Waktu kamu berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah
barumu …. sebagai balasannya …. kamu ceritain ke temanmu betapa jeleknya furniture itu

Waktu kamu berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya
tentang rencana di masa depan …. sebagai balasannya …. kamu mengeluh
“Aduh gimana sih kok bertanya seperti itu”

Waktu kamu berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu ….
sebagai balasannya …. kamu pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km

Waktu kamu berumur 30 tahun, dia memberimu nasehat bagaimana merawat
bayimu …. sebagai balasannya …. kamu katakan “Sekarang jamannya sudah beda”

Waktu kamu berumur 40 tahun, dia menelponmu untuk memberitahu pesta salah
satu saudara dekatmu …. sebagai balasannya kamu jawab “Aku sibuk sekali,
nggak ada waktu”

Waktu kamu berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu …. sebagai balasannya …. kamu baca tentang pengaruh negatif orang tua yang numpang tinggal di rumah anaknya

dan hingga SUATU HARI, dia meninggal dengan tenang …. dan tiba-tiba kamu
teringat semua yang belum pernah kamu lakukan …. dan itu menghantam
HATIMU bagaikan pukulan godam

SEKARANG… saat ibu kita masih hidup..
sekarang saat ibu kita masih bias menemani kita.. tidakkah terbesit keinginan untuk membuatnya bahagia..

ada banyak cara untuk membuatnya bahagia, kita tidak perlu memikirkan yg jauh2, seperti menyuapinya makan atau yg lainnya..

Buat Yang Suka Ngeluh Soal Gaji (LUcu)

December 9th, 2008 by faishal-cungis

Suatu pagi Andi memutuskan untuk menghadap ke Pak Joko, direktur personalia dan setelah saling mengucap salam maka Andi segera dengan bersemangat menyampaikan maksud hati dan segala uneg-unegnya kepada Pak Joko untuk meminta kenaikan gaji.Pak Joko setelah menatapnya beberapa saat kemudian tertawa, mempersilahkannya untuk duduk dan berkata, “Ha ha ha, dengar kawan, anda itu bahkan belum bekerja untuk perusahaan ini meskipun satu hari..! masa sekarang mau minta naik gaji?”Tentu saja Andi sangat terkejut mendengar hal itu namun pak Joko segera meneruskan,

Joko: “Coba katakan ada berapa hari dalam setahun?”
Andi: “365 hari dan kadang-kadang 366 hari.”
Joko: “Betul, sekarang ada berapa jam dalam sehari?”
Andi: “24 jam.”
Joko: “Berapa jam kamu bekerja dalam sehari?”
Andi: “Dari jam 08:00 s/d 16:00 jadi 8 jam sehari.”
Joko: “Jadi, berapa bagian dari harimu yang kamu pakai bekerja?”
Andi: “(mulai ngitung dalam hati…..8/24 jam = 1/3)….sepertiga! ”
Joko: “Wah pinter kamu!, Sekarang berapakah 1/3 dari 366 hari?”
Andi: “122 (1/3×366 = 122 hari)”
Joko: “Apakah kamu bekerja pada hari Sabtu dan Minggu?”
Andi: “Tidak Pak!”
Joko: “Berapa jumlah hari Sabtu dan Minggu dalam setahun?”
Andi: “52 Sabtu ditambah 52 Minggu = 104 hari.”
Joko: “Nah, kalau kamu kurangkan 104 hari dari 122 hari, berapa yang tinggal?”
Andi: “18 hari.”
Joko: “Nah, saya sudah kasih kamu 12 hari cuti tiap tahun. Sekarang kurangkan 12 hari dari 18 hari yang tersisa itu berapa hari yang tinggal?”
Andi: “6 hari.”
Joko: “Di hari Natal dan Tahun Baru apakah kamu bekerja?”
Andi: “Tidak pak!”
Joko: “Jadi sekarang berapa hari yang tersisa?”
Andi: “4 hari.”
Joko: “Di hari Idul Fitri dan Idul Adha apakah kamu bekerja?”
Andi: “Tidak pak!”
Joko: “Jadi sekarang berapa hari yang tersisa?”
Andi: “2 hari.”
Joko: “Sekarang sisa tersebut kurangi dengan Libur Waisak, Imlek, Nyepi, 1 Muharram, Maulid Nabi, Isra’ Mikraj, Wafat Yesus, Kenaikan Isa al masih, Proklamasi.. ………, berapa hari yang tersisa?”
Andi: “…???….. ….gak ada sisa pak.”
Joko: “Jadi sekarang anda mau menuntut apa?”
Andi: “Saya mengerti pak, sekarang saya sadar bahwa selama ini saya sudah makan gaji buta dan telah mencuri uang perusahaan dengan tidak bekerja sedikitpun. Saya minta maaf”
Joko: “ya udah, keluar sana!”

Wkwkwk…

Arti Berbagai Bahasa “Ungkapan Cinta”

November 28th, 2008 by faishal-cungis
Afrikaans - Ek het jou lief
Albanian - Te dua
Arabic - Ana behibak (to male)
Arabic - Ana behibek (to female)
Armenian - Yes kez sirumen
Bambara - M’bi fe
Bangla - Aamee tuma ke bhalo aashi
Belarusian - Ya tabe kahayu
Bisaya - Nahigugma ako kanimo
Bulgarian - Obicham te
Cambodian - Soro lahn nhee ah
Cantonese Chinese - Ngo oiy ney a
Catalan - T’estimo
Cheyenne - Ne mohotatse
Chichewa - Ndimakukonda
Corsican - Ti tengu caru (to male)
Creol - Mi aime jou
Croatian - Volim te
Czech - Miluji te
Danish - Jeg Elsker Dig
Dutch - Ik hou van jou
English - I love you
Esperanto - Mi amas vin
Estonian - Ma armastan sind
Ethiopian - Afgreki’
Faroese - Eg elski teg
Farsi - Doset daram
Filipino - Mahal kita
Finnish - Mina rakastan sinua
French - Je t’aime, Je t’adore
Gaelic - Ta gra agam ort
Georgian - Mikvarhar
German - Ich liebe dich
Greek - S’agapo
Gujarati - Hoo thunay prem karoo choo
Hiligaynon - Palangga ko ikaw
Hawaiian - Aloha wau ia oi
Hebrew - Ani ohev otah (to female)
Hebrew - Ani ohev et otha (to male)
Hiligaynon - Guina higugma ko ikaw
Hindi - Hum Tumhe Pyar Karte hae
Hmong - Kuv hlub koj
Hopi - Nu’ umi unangwa’ta
Hungarian - Szeretlek
Icelandic - Eg elska tig
Ilonggo - Palangga ko ikaw
Indonesian - Saya cinta padamu
Inuit - Negligevapse
Irish - Taim i’ ngra leat
Italian - Ti amo
Japanese - Aishiteru
Kannada - Naanu ninna preetisuttene
Kapampangan - Kaluguran daka
Kiswahili - Nakupenda
Konkani - Tu magel moga cho
Korean - Sarang Heyo
Latin - Te amo
Latvian - Es tevi miilu
Lebanese - Bahibak
Lithuanian - Tave myliu
Malay - Saya cintakan mu / Aku cinta padamu
Malayalam - Njan Ninne Premikunnu
Mandarin Chinese - Wo ai ni
Marathi - Me tula prem karto
Mohawk - Kanbhik
Moroccan - Ana moajaba bik
Nahuatl - Ni mits neki
Navaho - Ayor anosh’ni
Norwegian - Jeg Elsker Deg
Pandacan - Syota na kita!!
Pangasinan - Inaru Taka
Papiamento - Mi ta stimabo
Persian - Doo-set daaram
Pig Latin - Iay ovlay ouyay
Polish - Kocham Ciebie
Portuguese - Eu te amo
Romanian - Te ubesk
Russian - Ya tebya liubliu
Scot Gaelic - Tha gra\dh agam ort
Serbian - Volim te
Setswana - Ke a go rata
Sign Language - ,\,,/ (represents position of fingers when signing’I Love You’)
Sindhi - Maa tokhe pyar kendo ahyan
Sioux - Techihhila
Slovak - Lu`bim ta
Slovenian - Ljubim te
Spanish - Te quiero / Te amo
Swahili - Ninapenda wewe
Swedish - Jag alskar dig
Swiss-German - Ich lieb Di
Tagalog - Mahal kita
Taiwanese - Wa ga ei li
Tahitian - Ua Here Vau Ia Oe
Tamil - Nan unnai kathalikaraen
Telugu - Nenu ninnu premistunnanu
Thai - Chan rak khun (to male)
Thai - Phom rak khun (to female)
Turkish - Seni Seviyorum
Ukrainian - Ya tebe kahayu
Urdu - mai aap say pyaar karta hoo
Vietnamese - Anh ye^u em (to female)
Vietnamese - Em ye^u anh (to male)
Welsh - ‘Rwy’n dy garu
Yiddish - Ikh hob dikh
Yoruba - Mo ni fe

Lebaran

October 4th, 2008 by faishal-cungis

;) salam kenal..

add f yah (^.^)

malam takbiran bingung mau ikut MT tapi takut pulangnya sampai rumah jam 3an kaya kemaren2 padahal besok mau berangkat ke kampung sama mama tercinta, tapi pas jam 9an akhirnya naik motor aja jalan2 mau lihat malam takbiran ke monas… WAH ternyata orang indonesia tambah bodohnya, mau malam takbiran bukannya bawa beduk dan pake baju koko malah bawa terompet dan dandan2an yg gak sesuai, malah terkesan rada rese. Akhirnya pulang aja jam 10 sampe dirumah jam 11. (Dalam hati nyesel kenapa gak ikut MT daripada lihat yg kaya gini, seperti jaman jahiliyah).

Subuh telah tiba, cepet2 bangun dan sarapan menuju ke tempat penyelenggaraan shalat idul fitri 1429 h ini, setelah selesai maaf2an sama orangtua dan adik lalu keliling komplek sekitar tuk minta maaf dengan temen2 dan tetangga.

Jam 11 pergi ke Rawamangun sekeluarga tuk maaf2an dengan keluarga papa, pulang jam 13 lalu segera diantar ke Pulogadung untuk menuju ke Merak untuk nyebrang ke Bakauheni.

Perjalanan dimulai naik bis yg gak pake ac tapi tarifnya sama aja kaya yg ac, uh sialan, sesampai di Merak segera beli tikel dan naik kapal. Subhanallah dapet kapal bukan yg roro atau feri tapi kapal KM Mustika, baru masuk disambut ramah oleh pramugarinya yg cantik2, kapalnya bersih dan fasilitasnya kayanya sangat gak sebanding dengan harga tiketnya. Tempat duduk full bangku shofa, ac dingin dan ada tvnya disetiap baris, dilantai 2 ada kamar2 yg gratis tuk bobo2an, ada kafe dan ada mini teaternya cuma bayar GOCENG. ;)ini kapal bagus banget, eh gak disangka2 lihat2 ternyata nih pt kapalnya dapet penghargaan no 1 dari pemerintah karena pelayanan dan fasilitasnya.

Sampai jam22.30 an singgah dulu ke teluk tempat tante, besoknya ke kotabumi tempat mbah eh dapet bis yg mogok 2x jadi lama perjalanannya. Hari ke dua ke kembang tanjung ketempat paman mama, berarti mbah f juga. Wah enak disini tanahnya luas banyak pohon dan kembangnya, ditawarin beli tanah 1kapling didepan rumah (tetangga) bibi tapi lupa no pinnya, mungkin belum milik.

Eh jadi tertarik terus tanya harga2 tanah dan naksir nih kayanya kalo ada rezeki dari ALLAH aku mau beli ah tanah karet dan lumayan ada penghasilan nantinya bagi 2 dengan bibi yg ngolah, bisa buat masa depanku dengan keluarga. Doakan jadi bisa beli yah teman ;).

Siang hari Lalu ke prokimal tempat rumah bude disana juga luas tanahnya, banyak pohon buah tapi yg berbuah baru pohon sawo, mangga, alpukat, pete, rambutan itu juga belum matang. Sekarang ditanamin singkong, kenapa gak ditanamin coklat yah padahal bisa setiap hari berbuah, cape ngurusnya kata bude. Aku jadi ingin kalo ada waktu main ke kembang tanjung dan prokimal untuk belajar mengenal alam dan berladang membantu saudara, entah itu nyadap karet atau ngurus tanaman buah.

Besok pulang, hari ini lebih cepet waktu perjalanannya dari pada kemarin mungkin karena dapet bis yg ok ;) Naik kapal sekarang rada tertib orang2nya gak kaya dulu, naik jam 12 sampai diMerak jam 14 lalu sampai dirumah jam 17kurang10.

Faishal eL-Quds

I Love You

September 26th, 2008 by faishal-cungis

I Love You

When U Were Only 5 Yrs Old
I Said I Love U…
U Asked Me: “What Is It?”

When U Were 15 Yrs Old
I Said I Love U…
U Blushed.. U Look Down And Smile.

When U Were 20 Yrs Old
I Said I Love U…
U Put Ur Head On My Shoulder And Hold My Hand…
Afraid That I Might Disappear…

When U Were 25 Yrs Old
I Said I Love U…
U Prepare Breakfast And Serve It In Front Of Me, And Kiss My Forhead
and Said: “U Better Be Quick, It’s Gonna Be Late…”

When U Were 30 Yrs Old
I Said I Love U…
U Said: “If U Really Love Me, Please Come Back Early After Work…”

When U Were 40 Yrs Old
I Said I Love U…
U Were Cleaning The Dining Table And Said: “Ok Dear, But It’s Time For
U To Help Our Child With His/Her Revision…”

When U Were 50 Yrs Old
I Said I Love U…
U Were Knitting And U Laugh At Me…

When U Were 60 Yrs Old
I Said I Love U…
U Smile At Me…

When U Were 70 Yrs Old
I Said I Love U…
We Sitting On The Rocking Chair With Our Glasses On.
I’m Reading Your Love Letter That U Sent To Me 50 Yrs Ago.
With Our Hand Crossing Together…

When U Were 80 Yrs Old
U Said U Love Me!
I Didn’t Say Anything But Cried…

That Day Must Be The Happiest Day Of My Life!
Because U Said U Love Me!!!

Please Appreciate Your Loved Ones…
Say “I Love You” To Them When U Have The Chance Now!!!

LURUS itu = atau || bukan // atau \\

September 8th, 2008 by faishal-cungis

Semoga kita berjalan semakin lurus didalam dunia fana ini, karena jalan tercepat adalah jalan LURUS || = bukan jalan tikus ataupun jalan lainnya.

IQRA adalah kata terindah yg pertama kali ada didunia, kita harus bisa membaca segala sesuatunya.

Apakah yang akan kita baca?

gejolak alam, gejolak sosial, dls

umat muslim wajib untuk pintar dan makmur, dengan jalan yg sesuai dengan AL-QUR’AN & Al-Hadist

sebagai orang muslim kita harus kaya, kenapa? karena kita harus bisa membantu sesama saudara kita, perjuangan kita.

Jangan malu terhadap agamamu (islam), karena akan seperti JIL, yang malu terhadap agamanya dan belajar dari pada para kafir disana.

Sesungguhnya ilmuwan, seniman, dan seb againya itu yang paling hebat dari TIMUR, bukan barat..!!!

Lihat Havecena (Ibnu Sina), dls

Semoga kita mendapat hidayah dan rahmat dari 4JJI S.W.T

-indonesia masih banyak keparat yang berseragam aparat-

August 2nd, 2008 by faishal-cungis

pengalaman dari teman2 yang melayani di LP Tangerang

Ya kembali bilang, this is Indonesia… .
Terus terang, meski sudah beberapa kali mengadakan penelitian Kriminal di
LP, pengalaman kali ini adalah pengalaman pertama saya ngobrol langsung
dengan seseorang yang didakwa kasus pembunuhan berencana. Dengan jantung dag
dig dug, pikiran saya melayang-layang mengira-ngira gambaran orang yang akan
saya temui. Sudah terbayang muka keji hanibal lecter, juga penjahat-penjahat
berjenggot palsu ala sinetron, dan gambaran-gambaran pembunuh berdarah
dingin lain yang sering saya temui di cerita TV.

Well, akhirnya setelah menunggu sekian lama berharap-harap cemas, salah satu
sipir membawa seorang anak kehadapan saya.Yup, benar seorang anak berumur 8
tahun. Tingginya tidak lebih dari pinggang orang dewasa dengan wajah yang
diliputi senyum malu-malu. Matanya teduh dengan gerak-gerik yang sopan.

Saya pun membaca berkas kasusnya yang diserahkan oleh sipir itu. Sebelum
masuk penjara ternyata ia adalah juara kelas di sekolahnya, juara
menggambar, jago bermain suling, juara mengaji dan azan di tingkat
kanak-kanak. Kemampuan berhitungnya lumayan menonjol. Bahkan dari balik
sekolah  di dalam penjara pun nilai sekolahnya tercatat kedua terbesar
tingkat provinsi. Lantas kenapa ia sampai membunuh? Dengan rencana pula?

Kasus ini terjadi ketika Arif sebut saja nama anak ini begitu, belum genap
berusia tujuh tahun. Ayahnya yang berdagang di sebuah pasar di daerah
bekasi, dihabisi kepala preman yang menguasai daerah itu. Latar belakangnya
karena si ayah enggan membayar uang ‘keamanan’ yang begitu tinggi. Berita
ini rupanya sampai di telinga Arif. Malam esok harinya setelah ayahnya
dikebumikan ia mendatangi tempat mangkal preman tersebut. Bermodalkan pisau
dapur ia menantang orang yang membunuh ayahnya.

’siapa yang bunuh ayah saya!’ teriaknya kepada orang yang ada di tempat itu.

‘Gue terus kenapa?’ ujar kepala preman  yang membunuh ayahnya sambil
disambut gelak tawa di belakangnya.

Tanpa banyak bicara anak kecil itu sambil melompat menghunuskan pisau ke
perut si preman. Dan tepat mengenai ulu hatinya, pria berbadan besar itu
jatuh tersungkur ke tanah. Arif pun langsung lari pulang ke rumah
setelahnya. Akhirnya selesai sholat subuh esok paginya ia digelandang ke
kantor polisi.

‘Arif nih sering bikin repot petugas di Lapas!’ ujar kepala lapas yang ikut
menemani saya mewawancarai arif sambil tersenyum. Ternyata sejak di penjara
  dua tahun lalu. Anak ini sudah tiga kali melarikan diri dari selnya. Dan
caranya pun menurut saya tergolong ajaib.

Pelarian pertama dilakukannya dengan cara yang tak terpikirkan siapapun.
Setiap pagi sampah-sampah dari Lapas itu di jemput oleh mobil kebersihan.
Sadar akan hal ini, diam-diam Arif menyelinap ke dalam salah satu kantung
sampah. Hasilnya 1-0 untuk Arif. Ia berhasil keluar dari penjara.

Pelarian kedua lebih kreatif lagi. Anak yang doyan baca ini pernah membaca
artikel tentang fermentasi makanan tape (ingat loh waktu wawancara usianya
baru 8 tahun). Dari situ ia mendapat informasi bahwa tape mengandung hawa
panas yang bersifat destruktif terhadap benda keras. Kebetulan pula di Lapas
anak ini disediakan tape uli dua kali dalam seminggu. Setiap disediakan
tape, arif selalu berpuasa karena jatah tape itu dibalurkannya ke dinding
tembok sel tahanannya. Hasilnya setelah empat bulan, tembok penjara itu
menjadi lunak seperti tanah liat. Satu buah lubang berhasil dibuatnya. 2-0
untuk arif. Ia keluar penjara ke dua kalinya.

Pelarian ke tiganya dilakukan ala Mission Imposible. Arif yang ditugasi
membersihkan kamar mandi melihat ember sebagai sebuah solusi. Besi yang
berfungsi sebagai pegangan ember itu di simpannya di dalam kamarnya. Tahu
bahwa dirinya sudah diawasi sangat ketat, Arif memilih tempat persembunyian
paling aman sebelum memutuskan untuk kabur. Ruang kepala Lapas menjadi
pilihannya. Alasannya jelas, karena tidak pernah satu pun penjaga berani
memeriksa ruangan ini. Ketika tengah malam ia menyelinap keluar dengan
menggunakan besi pegangan ember untuk membuka pintu dan gembok. Jangan tanya
saya bagaimana caranya, pokoknya tahu-tahu ia sudah di luar. 3-0 untuk Arif.

Lantas kenapa ia bisa tertangkap lagi? Rupanya kepintaran itu masih berada
di sebuah kepala bocah. Pelarian-pelarianny a didorong dari rasa kangennya
terhadap ibunya. Anak ini keluar dari penjara hanya untuk ke rumah sang
ibunda tercinta. Jadi dari Lapas tanggerang ia menumpang-numpang mobil
omprengan dan juga berjalan kaki sekian kilometer dengan satu tujuan,
pulang!

Karena itu pula pada pelarian Arif yang ketiga, kepala Lapas yang juga
seorang ibu ini meminta anak buahnya untuk tidak segera menjemput Arif.
Hasilnya dua hari kemudian Arif kembali lagi ke lapas sambil membawa surat
untuk kepala Lapas yang ditulisnya sendiri.

Ibu kepala Arif minta maaf, tapi Arif kangen sama ibu Arif. Tulisnya
singkat.

Seorang anak cerdas yang harus terkurung dipenjara. Tapi, saya tidak lantas
berpikir bahwa ia tidak benar-benar bersalah dan harus dibebaskan.
Bagaimanapun juga ia telah menghilangkan nyawa seseorang. Tapi saya hanya
berandai-andai jika saja, polisi bertindak cepat menangkap pembunuh si ayah
(secepat polisi menangkap si Arif) pastinya saat ini anak pintar dan rajin
itu tidak akan berada di tempat seperti ini. Dan kreativitasnya yang tinggi
itu bisa berguna untuk hal yang lain. Sayangnya si Arif itu cuma anak
pedagang sayur miskin sementara si preman yang dibunuhnya selalu setia
menyetor kepada pihak berwajib setempat. Itulah yang namanya keadilan!

Kekasih Standard VS Kekasih Sejati

July 23rd, 2008 by faishal-cungis

Kekasih standard selalu ingat senyum di wajahmu

Kekasih sejati juga mengingat wajahmu waktu sedih

Kekasih standard akan membawamu makan makanan yang enak-enak

Kekasih sejati akan mempersiapkan makanan yang kamu suka

Kekasih standard setiap detik selalu menunggu telpon dari kamu
Kekasih sejati setiap detik selalu teringat ingin menelponmu

Kekasih standard selalu mendoakanmu kebahagiaan

Kekasih sejati selalu berusaha memberimu kebahagiaan

Kekasih standard mengharapkan kamu berubah demi dia

Kekasih sejati mengharapkan dia bisa berubah untuk kamu

Kekasih standard paling sebal kamu menelpon waktu dia tidur

Kekasih sejati akan menanyakan kenapa sekarang kamu baru telpon?

Kekasih standard akan mencarimu untuk membahas kesulitanmu

Kekasih sejati akan mencarimu untuk memecahkan kesulitanmu

Kekasih standard selalu bertanya mengapa kamu selalu membuatnya
sedih ?

Kekasih sejati akan selalu mananyakan diri sendiri mengapa membuat kamu sedih ?

Kekasih standard selalu memikirkan penyebab perpisahan

Kekasih sejati memecahkan penyebab perpisahan

Kekasih standard bisa melihat semua yang telah dia korbankan untukmu

Kekasih sejati bisa melihat semua yang telah kamu korbankan untuknya

Kekasih standard berpikir bahwa pertengkaran adalah akhir dari
segalanya

Kekasih sejati berpikir, jika tidak pernah bertengkar tidak bisa disebut cinta sejati

Kekasih standard selalu ingin kamu disampingnya menemaninya selamanya

Kekasih sejati selalu berharap selamanya bisa disampingmu menemanimu.

 

good novel

January 28th, 2008 by faishal-cungis

temen-temen ada novel yg bagus nih AYAT AYAT CINTA
WAJIB baca deh bagus banget